Senin, 06 Februari 2012


IV. HAKIKAT SYI’AH[1]

Di bawah ini akan kami sebutkan beberapa ulama Syi’ah yang mengakui keberadaan Abdullah bin Saba’:
1.      Sa’ad bin Abdullah Al Kummi, pemimpin dan ahli hukum Syi’ah (229-301 H.), mengakui keberadaan Abdullah bin Saba’ serta menyebutkan nama sebagian temannya yang berkomplot dengan Abdullah bin Saba’, ia menanamkan fikrah-fikrah pertama dalam Islam.
2.      Ulama Syi’ah an Naubakhti juga membicarakan Abdullah bin Saba’ di mana pembicaraannya sama dengan Al Kummi hingga dalam redaksinya syaikh An Naubakhti termasuk ulama pegangan utama kaum Syi’ah

3.      Selanjutnya ulama Syi’ah yang bernama Al Qusyi meriwayatkan enam hadits tentang Abdullah bin Saba’ dalam bukunya “Rijal Al Kursi”, buku tertua yang menjadi pegangan kaum Syi’ah yang menjelaskan bahwa Ibnu Saba’ mendakwahkan bahwa Ali radhiyallhu ‘anhu itu adalah Allah. Lalu ia disuruh taubat oleh Ali, tetapi ia tidak mau, lalu ia dibakar oleh Ali. Al Kursi pun meriwayatkan bahwa para imam mela’nati Abdullah bin Saba’.
4.      Seorang ulama Syi’ah di masa sekarang yang bernama Muhammad Husain Al Zain, telah mencabut keingkarannya terhadap keberadaan Abdullah bin Saba’, ia berkata: “Bagaimanapun juga seorang yang bernama Abdulah bin Saba’ itu ada, dan melahirkan ucapan dan faham keterlaluan. Apabila ada orang meragukan keberadaan Abdullah bin Saba’ dengan menganggapnya sebagai fiktif (bayangan), maka kita sesuai dengan penelitian terakhir tidak ragu-ragu lagi tentang keberadaan ibnu Saba’ dan perbuatannya yang berlebihan.”


[1] . Disadur dari buku Mengapa kita menolak Syi’ah. Kumpulan materi yang membahas masalah Syi’ah. Dikumpulkan oleh LPPI. Makalah Hakikat Syi’ah ditulis oleh: Drs. K.H. Moh. Dawam Anwar: 7-22

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls