AKAR
PEMIKIRAN DAN SIFAT IDEOLOGINYA
Sebagian mereka ada yang memulangkan asal usul Syi’ah kepada
peristiwa perang "Jamal", Sebagian lagi ada yang
mengembalikannya kepada sejarah terbunuhnya Utsman, dan ada lagi yang
berpendapat, bahwa Syi’ah dimulai sejak peristiwa perang Shiffin.
Asal usul timbulnya Syi’ah adalah sebagai akibat dari pengaruh
keyakinan-keyakinan orang Persia
yang menganut agama raja dan warisan nenek moyang. Orang-orang Persia
telah memberikan andil besar dalam proses pertumbuhan Syi’ah untuk membalas
dendam terhadap Islam yang telah menghancur-luluhkan kekuatan mereka dengan
mengatas-namakan Islam sendiri.
Ide Syi’ah bercampur aduk dengan ide-ide yang datang dari
keyakinan-keyakinan di Asia seperti Budhisme, Manaisme, Brahmaisme, dan
mereka-mereka yang berkeyakinan tentang adanya reinkarnasi dan Pantheisme.
Syi’ah mengadopsi ide-idenya dari Yahudisme yang telah
membawa tapak-tapak berhalaisme Asyurisme dan Babilisme. Pendapat
mereka tentang Ali radhiyallahu ‘anhu, para imam, dan Ahlul Bait (keluarga
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) mendapatkan titik temu dengan pendapat-pendapat
orang Kristen tentang Isa ‘alaihis salam (Yesus Kristus).
Orang-orang Syi’ah hampir mirip dengan orang-orang Kristen dalam
memperingati hari-hari besar, memperbanyak gambar dan patung, dan membuat-buat
sesuatu yang luar biasa dan mengembalikannya kepada imam.
PUSAT PENYEBARAN DAN
KAWASAN PENGARUHNYA
Sekte Syi’ah Imamiah Dua Belas, dewasa ini tersebar di Iran ,
dan berpusat di negara ini. Sebagian mereka banyak pula di Irak. Keberadaan
mereka terbentang luas sampai ke Pakistan . Di samping itu, mereka
juga mempunyai sekte di Libanon. Adapun di Syiria, jumlahnya sedikit, tetapi
mempunyai hubungan yang kuat dengan Nushairiyah yang juga termasuk Syi’ah yang
ekstrim.[1]


17.19
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar